Pengamanan Partai Persiku vs PSIR Diperketat
05-04-2011
Kepolisian Resor Kudus akan memperketat pengamanan dengan menurunkan
lebih dari 600 personel pada Kompetisi Ti-Phone Divisi Utama Liga Indonesia
antara Persiku Kudus melawan PSIR Rembang di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa
Tengah, Rabu (6/4).
"Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar
karena kedua tim sama-sama memiliki suporter fanatik," kata Kepala Polres Kudus,
AKBP Raden Slamet Santoso, di Kudus, Senin (4/4).
Ia menjelaskan, jumlah penonton yang akan menyaksikan pertandingan antara dua
kesebelasan tersebut dipastikan cukup banyak sehingga perlu pengamanan ekstra
ketat untuk menghindari keributan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Personel yang akan diterjunkan lebih banyak dibandingkan dengan saat pengamanan
pertandingan antara Persiku Kudus melawan Persebaya yang berjumlah 400
personel. Personel tersebut terdiri 459 orang dari Polres Kudus, sedangkan
sisanya Polres Pati, Polres Demak, dan pasukan Brimob. Selain itu, katanya,
Polres Kudus juga akan menyiapkan mobil lapis baja (APC).
Hanya saja, katanya, kepastian jumlah personel yang akan diterjunkan menunggu
kepastian kedatangan suporter tim PSIR Rembang.
Sistem pengamanan yang diterapkan secara berlapis yakni pengamanan di kawasan
stadion, sejumlah jalur masuk stadion atau Kota Kudus, dan ketika masuk wilayah
Kudus. Kepala Bagian Operasional Polres Kudus, AKP Wawan Purwanto, mengatakan,
setiap penonton yang akan memasuki stadion diperiksa oleh petugas antara lain
menyangkut barang yang mereka bawa guna mengantisipasi hal-hal yang tidak
diinginkan selama pertandingan.
Persiku berambisi mengalahkan PSIR Rembang yang dianggap sebagai seteru abadi.
"Kemenangan lawan PSIR Rembang di kandang merupakan harga mati, sekaligus untuk
membalas kekalahan 1-2 di masa lalu," kata Pelatih Persiku Kudus, Lukas Tumbuan,
di Kudus, Senin.
Persiku sudah punya modal, yakni, kemenangan 3-0 saat menjamu Persebaya Surabaya
di Stadion Wergu Wetan. Kemenangan itu diharapkan menjadi motivasi pemain untuk
mengalahkan PSIR.
Laga kandang melawan PSIR Rembang penuh dengan aroma persaingan ketat antardua
kesebelasan itu menyusul sejarah pertemuan keduanya sering diwarnai ricuh
suporter lawan. Untuk menghindari permainan kasar anak asuhnya, katanya, Lukas,
sejak awal mengingatkan mereka untuk tetap bermain cantik dan mengandalkan
strategi, bukan emosi.

04.21
Redeants Putra


0 komentar:
Posting Komentar