Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Senin, 18 April 2011

Arkasa vs Arkabe

Penilis





Photobucket
Kediri, Kelas XII TKJ A SMK AL-AMIn berhasil memetik kemenangan saat menjamu kelas XII TKJ B, Jum'at 8 January 2011. Lanjutan Pertandingan antar kelas ini berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangn tuan rumah XII TKJ A.

Bertanding di lapangan futsal Ngronggo, Kediri, XII TKJ A sejak peluit di bunyikan langsung tampil offensive, dan menyerang. Akan tetapi sayang semua tendangan keras yang dilancarkan oleh striker XII TKJ A selalu melenceng di samping gawang XII TKJ B. Meskipun begitu kelas XII TKJ A tidak lelah, dan putus asa. Akhirnya sontekan tendangan keras yang dilancarkan oleh Faridz P mendarat di jaring gawang XII TKJ B yang di kawal oleh Ryo. Skor berubah 1-0 untuk XII TKJ A.

Meskipun sudah unggul satu angka dari lawan, XII TKJ A ternyata tidak puas. Gol pun kembali bersarang di gawang lawan lewat aksi individu Yusak Wasis. Keeper XII TKJ B kembali memungut bola dari gawangnya sendiri.

XII TKJ B tidak mau kalah, serangan demi serangan di lancarkan lewat kedua strikernya. Akan tetapi mereka belum dapat menjebol gawang yang di kawal oleh Riezky A.S. Padahal XII TKJ B menyerang dengan bertubi-tubi, sayangnya selalu di gagalkan oleh Keeper XII TKJ A.

Selang beberapa menit Farid P menggandakan gol nya lewat umpan rekannya Yusak yang tidak egois melakkukan shooting sendirian ke gawang lawan. Ini terbukti bahwa "a team must trust each other".

Baru sekitar dua menit peluit babak kedua di Farid P mencetak gol ketiga nya. kemudian di susul oleh Danang yang memanfaatkan kelengahan, dan kekecewaan dari pemain lawan Gol pun kembali bersarang di gawang XII TKJ B.

Gol hiburan untuk XII TKJ B tercipta lewat kaki Sony H yang memanfaatkan bola rebound ke lima di depan gawang Riezky.
Penilis






Photobucket

Ujian Bahasa Indonesia

Penilis


Photobucket

Hari ini adalah hari pertama kami Ujian Sekolah (Ujian Nasional), hari yang sudah ditunggu-tunggu sejak kelas X. Semalaman aku dan Ryan tidak bisa tidur karena memikirkan apa yang akan terjadi besok(18/04/2011). Jantung kami tak henti-hentinya berdegup keras. Kami bingung mau mengerjakan apa? Dan kami memutuskan untuk bermain komputer tak terasa hari sudah malam menunjukan pukul 10 malam. Aku segera bergegas menuju ke kamarku, kecuali Ryan yang masih tetap asik bermain game komputer (the sims 2).

Aku terbangun pukul 3.30 pagi, karena alarm yang ku atur jam segitu, awalnya aku berniat untuk sholat tahajud dan kemudian belajar Bahasa Indonesia, akan tetapi sifat malas ini yang tidak mau keluar dari kasurku yang sangat empuk+lembut ini. Aku menunggu hingga jam 3.00 pagi. Setelah itu jam Hp'ku menunjukan pukul 3 pagi aku bergegas menuju kamar mandi yang tak jauh dari kamar tidurku. Ketika aku baru mengambil air untuk berwudhu, air yang aku gunakan untuk berwudhu ini terasa sangat dingin hingga menusuk tulang rusukku. Aku tidak menyerah meskipun air tersa sangat dingin aku tetap berwudhu kemudian aku sholat tahajud. Seusai sholat tahajud aku melanjutkan dengan belajar sesuai dengan scedule (jadwal) yang telah aku buat kemarin (17/04/2011). 

Seusai belajar aku menyalakan komputer dan browsing (yach byasalah anak muda). Website pertama kali yang kubuka adalah Blogger.com  jika kenapa pertama website yang kubuka adalah blogger.com? Jawabnya mudah sekali yaitu aku ingin update posting. Kalian pasti tahu bahwa aku mengelola 2 blog sekaligus. Memang tidak sulit mengelola 2 blog sekaligus. Tapi terkadang aku malas untuk mengelola 2 blog. Aku hanya mementingkan satu blog yaitu blog yang kuberi judul "The Families Of Redeants" .

Ups maaf sobat semua jadi ngelantur ke topik lainnya. Okey kita kembali ke topik semula. Setelah browsing aku segera sholat subuh karena sudah dentang 4.42 pagi, seusai sholat aku mandi dan kemudian aku langsung sarapan pagi (supaya ketika di sekolah nanti aku tidak sakit perut). Setelah itu aku dan Ryan langsung bergegas menuju Sekolah kami (SMKN 1 Kota KEDIRI). Kami terburu-buru karena sudah jam 7 pagi (takut terlambat), tidak mungkinlah hari pertama ujian sekolah langsung terlambat. Seusai di depan SMAN 1 Kediri kami teringat bahwa pensil kami ketinggalan di rumah saat belajar tadi pagi. Akhirnya kami membeli pensil terlebih dahulu di depan SMAS Kediri.

Ketika Guru Pengawas masuk ruang kami kami sangat gemetaran karena takut, bukan karena takut akan Gurunya akan tetapi takut soalnya salah. Memang sih Guru Pengawas kami agak Killer tapi aku masa' bodo ma Pengawas itu. Pengawasnya yang satu kurus dengan body waw.. yang satunya gendut kayak temenku yang namanya SETIANI, karena mirip banget dilihat dari gerak tubuh dan sifatnya hampir sama.


DOORRRRRRR
Soal Ujian Nasional sudah dibagikan bener berita nya kalo soal UN terdapat lima paket yang berbeda. Dua jam telah usai kami lega karena telah mngerjakan soal-soal UN dengan masksimum. Semoga Nilai Bahasa Indonesia kami bagus.
Amin.

Sudah dulu sampai sekian detik-detik Ujian Nasional Bahasa Indonesia, kalau diceritakan terus panjang sekali ceritanya.
Terima kasih yang sudah mengunjungi blog aku..... Sampai Jumpa... Wassalammualaykum.....
Penilis



Photobucket

Kepala Sekolah Diizinkan Dongkrak Nilai Rapor Siswa


Dinas Pendidikan Kota Kediri membebaskan kepala sekolah merekayasa nilai rapor untuk mendongkrak kelulusan siswa. Hal ini sesuai dengan keputusan Kementerian Pendidikan yang telah mengubah sistem kelulusan sekolah mulai tahun ajaran 2011 ini. Jika sebelumnya kelulusan ditentukan atas nilai ujian nasional semata, saat ini ditambah dengan nilai rapor sekolah.

“Jadi nilai kelulusannya merupakan gabungan rapor dan ujian nasional,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Muladi kepada Tempo, Minggu, 10 April 2011.

Regulasi baru ini, kata Muladi, memberi kebebasan seluas-luasnya kepada kepala sekolah untuk membantu kelulusan murid-muridnya. Sebab sekolah berwenang penuh atas nilai rapor yang memiliki porsi besar pada kelulusan. Komposisi penilaian kelulusan itu sendiri adalah 60 persen nilai ujian nasional dan 40 persen nilai rapor yang terdiri dari ujian praktik.

Selama ini, kata Muladi, hasil nilai ujian nasional tak sepenuhnya menggambarkan kemampuan akademik siswa. Sebab bisa saja siswa berprestasi tiba-tiba jatuh pada saat ujian nasional. "Di sinilah peran sekolah membantu memberikan penilaian yang lain melalui hasil rapor."

Muladi berharap dengan sistem ini angka kelulusan siswa di semua jenjang pendidikan bisa mencapai 100 persen pada tahun 2011 ini.

Namun dia tidak melarang kepala sekolah yang menolak mendongkrak nilai rapor. Jika ada siswa yang tak naik kelas, maka mereka harus mengikuti ujian kejar paket jika memang nilainya tak memenuhi syarat kelulusan. “Tak ada ujian susulan,” katanya.

Salah satu orang tua siswa menyambut gembira kebijakan itu. Mereka berharap ujian nasional tidak menjadi momok bagi anak-anak setiap kelulusan. “Harusnya sekolah juga bisa membantu dengan nilai rapor,” kata Suliani, orang tua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Kediri.

Sumber :The Families Of Redeants

Penilis







Photobucket

Visitor

 
Design by Redeants Themes | Support byJurnalis Smekmin Kediri| KEDIRI JAWA TIMUR INDONESIA