Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Jumat, 01 April 2011

NBL INDONESIA


nblindonesia.com - 02/04/2011
Demi Ambisi Skuad Inti
Timnas Bakset Putra
Bekal berharga didapat timnas basket putra Indonesia menyongsong SEA Games 2011. Romy Chandra dkk mendapatkan pelatihan basket dari technical advisor World Basketball Academy (WBA) Australia pada 21–25 Maret lalu.
Saat itu, Andrew Vlahov dkk membenahi kemampuan dasar bermain basket Romy dkk. Para pemain pun menyatakan bahwa kemampuan mereka memang meningkat. Bahkan, para pemain mengatakan ketagihan dengan program yang diberikan Vlahov dkk.
Nah, bagaimana performa para pemain setelah menjalani program itu? Jawabannya tersaji saat timnas melakukan partai ekshibisi di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) hari ini (2/4) dan besok (3/4). Laga itu akan dihelat setelah partai Honda Development Basketball League (DBL).
”Meski hanya menjalani ekshibisi melawan teman sendiri, anak-anak tak akan bisa santai. Soalnya, pertandingan tersebut juga menjadi penilaian bagi kami untuk melakukan promosi-degradasi (promdeg),” terang Rastafari Horongbala, pelatih timnas putra, kemarin (1/4).
Ya, laga itu memang hanya akan mempertemukan sesama teman. Mekanismenya, timnas dibagi dua. Tim merah diperkuat, antara lain, Kelly Purwanto, Amin Prihantono, Andy ”Batam” Poedja kesuma, serta Isman Thoyib. Sementara itu, tim putih dihuni antara lain, Faisal Julius Achmad, Rony Gunawan, Ruslan, serta Dimas Aryo Dewanto. Komposisi tersebut akan berubah pada laga besok (3/4).
Seluruh pemain wajib menunjukkan kemampuan terbaik jika masih ingin menghuni pelatnas. Alasannya, akhir April nanti, komposisi timnas dikerucutkan menjadi 18 pemain. Saat ini, timnas masih dihuni 24 penggawa.
”Kami juga akan melihat perkembangan anak-anak setelah mendapatkan pelatihan dari WBA. Mereka memang terus membaik, tetapi kan belum diuji di sebuah pertandingan,” tambah coach Fari, sapaan karibnya.
Asisten manajer Ronald Simanjuntak mengungkapkan, laga tersebut memang menjadi salah satu ujian bagi para pemain. Karena itu, jajaran pelatih sengaja mengubah komposisi antara laga pertama dan kedua.
”Kami tak hanya ingin melihat kemampuan satu pemain, melainkan semua pemain. Karena itu, mutlak dilakukan rotasi agar kemampuan semua pemain terlihat,” jelas Ronald.
Para pemain pun mengatakan bakal menunjukkan kemampuan terbaik agar tetap menghuni pelatnas. Sebab, waktu yang mereka miliki untuk unjuk gigi di pelatnas kian sempit.
”Kami akan bermain dengan sebaik-baiknya. Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari masyarakat menghadapi SEA Games ini. Tapi, yang terpenting adalah kami bermain secara tim untuk mengukir sejarah merebut emas pertama di SEA Games,” ucap Thoyib.

0 komentar:

Posting Komentar

Visitor

 
Design by Redeants Themes | Support byJurnalis Smekmin Kediri| KEDIRI JAWA TIMUR INDONESIA